Open top menu

Sampai saat ini media kabel masih mendominasi infrastruktur jaringan komputer atau Networking. Meskipun teknologi wireless sudah berkembang pesat namun kabel masih tetap menjadi pilihan karena harganya yang murah.
Namun dibalik itu ada kompensasi yang harus ditanggung pengguna dan terutama oleh sang pemasang atau instalatur jaringan. Berbagai pertimbangan dan perhitungan harus dilakukan jika ingin membangun sebuah jaringan kabel yang bermutu tinggi. Berikut adalah 10 fakta tentang jaringan kabel.

1. Jenis Kabel
a. Twisted Pair Cable
Yang temasuk jenis twisted pair cable adalah kabel UTP (unshielded twisted pair) dan kabel STP (Shielded Twisted Pair). Instalasi dengan kabel jenis ini merupakan instalasi jaringan dengan biaya yang paling murah dibandingkan semua jenis kabel. Kabel jenis ini keluaran terbarunya adalah Cat 6 atau STP Cat 6 atau UTP Cat 6.
b. Kabel Coaxial
Disebut Coaxial karena struktur kabel ini tersusun dari dua buah konduktor di mana kedua konduktor tersebut berada pada satu titik pusat yang sama. Salah satu penghantar atau konduktor berada di tengah-tengah kabel dan kabel lain mengelilinginya dengan dipisahkan oleh sebuah isolator. Kabel jenis ini sudah jarang dipakai karena harganya yang mahal dan pemasangan konektornya agak sulit serta interface jaringan seperti NIC tidak lagi mensupport konektor jenis ini.
c. Kabel Fiber Optic atau serat optic.
Prinsip kerja Fiber optic terkait dengan struktur kabel ini di mana data ditransmisikan melalui sinar infra merah yang dipancarkan dari satu ujung kabel ke ujung lainnya. Kabel jenis ini sangat bagus karena memiliki bandwith yang besar namun cukup mahal dan butuh keahlian serta peralatan khusus untuk memasangnya.
d. USB kabel
USB kabel dapat dipakai untuk membuat jaringan tersendiri antara satu komputer dengan komputer lainnya. Pada kenyataannya kabel USB hanya dipakai untuk mentransfer data dari media storage. Kendala yang dihadapi adalah di pasaran, ukuran panjang kabel jenis ini tidak banyak yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Rata-rata dijual dengan panjang kurang dari 1 meter.

2. Jaringan atau Network Selalu Berkembang.
Harus dipertimbangkan jaringan yang terpasang pada saat itu, nantinya akan selalu berkembang dan bertambah kompleks. Untuk itu harus dipersiapkan sejak awal kemungkinan adanya penambahan atau perubahan yang lebik kompleks.

3. Satu kabel dua fungsi.
Fungsi yang dimaksud adalah untuk data dan suara.

4. Selalu Siapkan 1 Kabel lebih untuk cadangan.

5. Perhatikan standarisasi system pengkabelan yang berlaku.

6. Perhatikan kualitas kabel.

7. Jangan terlalu pelit dalam biaya intalasi.
Biaya pengkabelan hanya 10 persen dari biaya infrastruktur network secara total.

8. Pertimbangkan terhadap kemajuan teknologi.
Hal ini terkait dengan pemilihan jenis kabel yang akan digunakan. Apakah support terhadap data transfer dengan kecepatan tinggi atau tidak.

9. Dokumentasikan apa yang sudah dilakukan.
Jangan menunda-nunda dokumentasi setelah melakukan instalasi karena jika ada masalah mudah mencari penyebabnya atau jika ada penambahan jaringan maka mudah untuk pelaksanaannya.

10. 70 Persen Problem Network adalah karena buruknya system pengkabelan.
Peran media kabel sangat vital. Artinya semua hal yang berhubungan dengan aktifitas network pasti mengalami ganguan karena media penghubung antara komponen-komponen dalam suatu network terputus. Media kabel masuk dalam layer pertama atau Phisical Layer dari OSI layer.
Tagged
Different Themes
Written by Lovely

Aenean quis feugiat elit. Quisque ultricies sollicitudin ante ut venenatis. Nulla dapibus placerat faucibus. Aenean quis leo non neque ultrices scelerisque. Nullam nec vulputate velit. Etiam fermentum turpis at magna tristique interdum.

1 Komentar

  1. kita juga punya nih jurnal LAN, silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/5747/1/Dokumen%20Presentasi.pdf
    semoga bermanfaat yaa :)